? ??????????????Punk Skulls (Animated)? ????? ?? ???Rating: 4.7 (86 Ratings)??53 Grabs Today. 60633 Total
Grabs. ??????Preview?? | ??Get the Code?? ?? ?????My Heart Bleeds? ????? ?? ???Rating: 5.0 (1 Rating)??7 Grabs Today. 3024 Total Grabs. ??????Preview?? | ??Get the Code?? ?? ???????P BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS ?

Selasa, 04 Agustus 2009

SPBU Dirampok, Rp 101 Juta Amblas

PROBOLINGGO- Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jl Mastrip, Kota Probolinggo, disatroni permpok dini hari kemarin (22/7). Duit dalam brankas Rp.101 juta dibawa kabur penjahat. Kini kepolisian menyalidik kasus itu guna menemukan pelakunya.
Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, perampokan terjadi pukul 03.00. SPBU di Jl Mastrip milik Bmbang Rasmianto, warga Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Wonoasih, itu buka 24 jam. SPBU tersebut terbilang besar. Didalamnya ada ruang khusus bagi karyawan. Paling selatan, tertutup dengan kelambu dipakai ruang keluarga. Ruang itu menjadi tempat Dita, anak Bambang, yang setiap hari mengontrol SPBU. Saat terjadi perampokan, Dita tidur diruang tersebut.
Ceritanya, saat itu Dita, 25, tidur sendirian. Tiba-tiba mendadak ada pria tak dikenal masuk ruangnya. Lelaki itu mengenakan tutup kepala.
Dibawah ancaman pedang pelaku, Dita disuruh membuka brankas. Karena ketakutan, Dita menurut. Pelaku lalu menguras semua isi brangkas. Diperkirakan jumlahnya Rp 101 juta.
Tak hanya menguras uang tunai. Pelaku juga membawa Dita keluar melalui atap belakang. Selanjutnya, Dita ditinggalkan begitu saja oleh pelaku di tengah ladang. Jaraknya sekitar 500 meter dibelakang SPBU.
Sekitar pukul 05.30, Dita ditemukan warga setempat. Dita shock akibat kejadian itu. Warga lalu memberitahukan penemuan Dita itu ke pegawai SPBU. Laporan itu diteruskan ke polisi.
Khusnul Hidayati, bibi Dita, mengatakan, keponakannya masih shock. "Dia ditolong orang setelah berteriak minta tolong. Dia trauma karena dapat ancaman dibunuh. Jadi dia tidak bisa cerita banyak (terkait peristiwa yang dialami)," ucap Khusnul kepada wartawan.
Petugas polresta pun mengolah tempat kejadian perkara (TKP). Seorang anggota saat ditemui sela olah TKP menuturkan, pelaku keluar masuk melalui belakang SPBU menggunakan tangga bambu. Polisi juga mendapati gembok teralis rusak.
Kapolresta Probolinggo AKBP Iman Prijantoro melalui Kasatreskrim AKP Hardyn Sihombing meduga pelakunya tiga orang. Menurut keterangan saksi, hanya satu orang yang masuk ruang. Tetapi, informasi beredar pelakunya tiga orang.
Dari hasil olah TKP polisi menyita barang bukti yang digunakan pelaku. Diataranya kerudung milik korban, selimut yang digunakan untuk menutupi tubuh korban, handuk untuk mengikat tangan korban, dan tangga. Selain itu, ditemukan sebilah pedang dibelakang SPBU, sekitar tiga meter dari TKP.
Kecilnya kerusakan yang terjadi memunculkan dugaan bahwa pelaku paham akan kondisi SPBU. Apakh ada keterlibatan orang dalam?"Kami belum bisa menyimpulkan. Yang jelas, kami masih lidik dan berupaya menuntaskan perkara ini," kata Kasatreskrim.


Sumber: Jawa Pos, 23 Juli 2009

0 komentar: